Postingan

Menampilkan postingan dengan label nonfiction book

Tanya Jawab Antara Filsuf dan Seorang Pemuda

Gambar
Sebuah ulasan buku Berani Tidak Disukai karya Ichiro Kishimi & Fumitake Koga. Blurb  Membaca buku ini bisa mengubah hidup anda. jutaan orang sudah menarik manfaat darinya. sekarang giliran anda. Berani Tidak Disukai, yang sudah terjual lebih dari 3,5 juta eksemplar, mengungkap rahasia mengeluarkan kekuatan terpendam yang memungkinkan Anda meraih kebahagiaan yang hakiki dan menjadi sosok yang Anda idam-idamkan. Apakah kebahagiaan adalah sesuatu yang Anda pilih? Berani Tidak Disukai menyajikan jawabannya secara sederhana dan langsung. Berdasarkan teori Alfred Adler, satu dari tiga psikolog terkemuka abad kesembilan belas selain Freud dan Jung, buku ini mengikuti percakapan yang menggugah antara seorang filsuf dan seorang pemuda. Dalam lima percakapan yang terjalin, sang filsuf membantu muridnya memahami bagaimana masing-masing dari kita mampu menentukan arah hidup kita, bebas dari belenggu trauma masa lalu dan beban ekspektasi orang lain. Buku yang kaya kebijaksanaan ini akan mem...

Seni Mengelola Waktu

Sebuah ulasan buku Seni Mengelola Waktu karya Brian Adam. Blurb   Satu-satunya hal yang tidak berhenti di dunia ini adalah waktu. Ia terus berjalan tanpa mengenal lelah, bahkan ia bisa terlewat begitu saja ketika kita lengah atau terlena karena sangat menikmati suatu momen atau merasa bosan.  Time is a created thing. To say " I don't have time " is like saying " I don't want to ". Review Saya beberapa kali menemukan underrated book , entah di bazar buku, di rak toko buku paling belakang, atau harga buku yang  murah banget, tapi isinya bagus. Salah satunya buku ini. Meski harganya murah, nggak sampai 5O ribu, tapi isinya bagus dan  mudah dipahami. Paling penting, penulisnya orang Indonesia. Saya kira tadinya orang luar. Pas baca tentang penulis, ternyata orang Mojokerto. Secara garis besar, buku ini menjelaskan manfaat dan bagaimana memanajemenkan waktu. Pada dasarnya, bukan kita yang kekurangan waktu, melainkan kitalah yang kerap membuang waktu tanpa rencana...

Mengontrol Emosi dengan Ilmu

Ulasan Buku Psychology of Emotion Blurb Marah itu melelahkan, membebani emosi dan pikiran kita. Kalau kemarahan tak terkendali, kita bisa melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain, termasuk orang yang kita sayangi. Psikolog David J. Lieberman membantu kita mengelola kemarahan kita dengan buku superlaris ini. Dijelaskan apa yang terjadi ketika kita marah, bagaiman ego membuat kita marah kepada orang lain, cara meredakan marah, serta cara mencegah kemaraham dengan memperluas sudut pandang.  " The Psychology of Emotion menunjukkan cara mengubah orientasi sudut pandangmu secara permanen," tegas Lieberman. 'Secara otomatis, itu akan membuat masalah-masalah kecil dalam kehidupan menghilang dari radarmu dan masalah-masalah besar tidak akan pernah lagi menjelma jadi ledakan panas kekesalan atau amarah yang tak terkendali." Summary "Jika kita. Tidak mencintai diri sendiri, kesediaan kita untuk menahan rasa sakit sebentar saja demi mendapatkan keuntunga...

Mindset Tentang Finansial yang Baik

Ulasan buku Psychology of Money karya Morgan Housel. Blurb Kesuksesan dalam mengelola uang tidak selalu tentang apa yang Anda ketahui. Ini tentang bagaimana Anda berperilaku. Dan perilaku sulit untuk diajarkan, bahkan kepada orang yang sangat pintar sekalipun. Seorang genius yang kehilangan kendali atas emosinya bisa mengalami bencana keuangan. Sebaliknya, orang biasa tanpa pendidikan finansial bisa kaya jika mereka punya sejumlah keahlian terkait perilaku yang tidak berhubungan dengan ukuran kecerdasan formal. Uang, investasi, keuangan pribadi, dan keputusan bisnis biasanya diajarkan sebagai bidang berbasis matematika dengan data dan rumus memberi tahu kita apa yang harus dilakukan. Namun, di dunia nyata orang tidak membuat keputusan finansial di spreadsheet. Mereka membuatnya di meja makan, atau di ruang rapat, di mana sejarah pribadi, pandangan unik Anda tentang dunia, ego, kebanggaan, pemasaran, dan berbagai insentif bercampur. Dalam The Psychology of Money, penulis pemenang pengha...

Memoar Anak Desa dari Keluarga yang "Kolot"

Ulasan buku Educated karya Tara Westover Blurb Lahir dari keluarga komunitas penyintas di pegunungan Idaho, Tara Westover berusia tujuh belas tahun saat pertama kali menginjakkan kakinya di ruang kelas. Keluarganya sangat terisolasi dari masyarakat kebanyakan sehingga tidak ada yang memastikan apakah anak-anak mereka mendapatkan pendidikan, dan tidak ada yang turun tangan ketika salah seorang kakak laki-laki Tara melakukan kekerasan. Ketika seorang kakak laki-lakinya yang lain masuk perguruan tinggi, Tara memutuskan mencoba kehidupan baru. Pencariannya akan pengetahuan mengubahnya, membawanya melintasi lautan dan benua, ke Harvard dan Universitas Cambridge. Baru setelah itu dia bertanya-tanya apakah dia telah bepergian terlalu jauh, apakah masih ada jalan pulang.  “Kisah yang luar biasa, dan benar-benar menginspirasi. Bahkan lebih bagus daripada yang Anda dengar.” – Bill Gates.   “Menyentuh hati. Bukti indah akan kekuatan pendidikan untuk membuka mata dan mengubah kehidupan.”...

Jenius Bukan Hanya Ada di Dunia Sains

Ulasan buku The Geography of Genius karya Eric Weiner Blurb Mengapa Edinburgh dapat melahirkan sekumpulan genius kreatif, Florence melahirkan Leonardo da Vinci, dan Silicon Valley melahirkan Steve Jobs? Apakah karena  iklimnya, toleransi masyarakatnya, sumber daya melimpah, atau hanya keberuntungan belaka? Lalu, apakah formula genius juga berlaku di tempat lain? Para genius tidak lahir di sembarang waktu dan tempat. Leonardo da Vinci tak akan melahirkan lukisan  Mona Lisa  jika hidup di Florence masa kini. Begitu juga Silicon Valley, berapa tempat telah gagal mencangkoknya demi melahirkan Steve Jobs dan Elon Musk baru? “Kreativitas adalah respons terhadap lingkungan kita,” tulis Eric Weiner. Sebagaimana para humanis Florence bertungkus lumus dengan pemikiran Yunani Klasik dan inovator Silicon Valley merangkul masa depan. Dengan nakal, cerdas, dan jenaka, pengarang buku   bestseller   versi   New York Times   ini menggabungkan memoar perjalanan, novel,...

Psikoanalisis: Jembatan Masa Lalu dan Masa Kini untuk Menyembuhkan Luka Masa Lalu

Ulasan buku Psikoanalisis karya Daniel Pick BLURB Sejak awal, psikoanalisis sudah disebut-sebut sebagai teori yang revolusioner tentang bagaimana pikiran bekerja. Sementara, sejumlah gagasannya, seperti kompleks Oedipus, sudah menjadi bagian dari percakapan sehari-hari. Buku Psikoanalisis: Sebuah Pengantar Singkat karya Daniel Pick ini menyajikan ulasan yang jelas, menggugah, dan luas tentang psikoanalisis. Meskipun pengantar, namun buku ini tidak seperti buku pengantar psikoanalisis pada umumnya. Nuansanya bukan handbook, melainkan bersifat telaah yang beberapa bagiannya dikontekstualisasikan dengan kedudukan psikoanalisis pada zaman sekarang. Sementara itu, tulisan-tulisan Freud telah membentuk cara kebanyakan dari kita dalam memahami mimpi, hasrat, dan hal-hal destruktif, sebagaimana kecemasan, keliru ucap, rasa bersalah, banyak kritik yang memperingatkan tentang metode-metode berbahaya dan asumsi-asumsi yang sempit dari psikoanalisis, meragukan kemanjuran metode-metodenya tersebut,...

Kurangi Melakukan Hal Remeh dan Lakukan yang Penting-Penting Saja

Ulasan Buku Esensialisme karya Greg McKeown. BLURB Pernahkah Anda menemukan kesibukan Anda tepecah habis-habisan dalam kehidupan pribadi atau kerja? Pernahkah Anda menemukan kesibukan Anda terpecah Pernahkah Anda merasa mengerjakan tugas terlalu banyak dan hasilnya tidak terpakai? Pernahkah Anda merasa sibuk tetapi tidak produktif? Pernahkah Anda merasa selalu bergerak, tetapi tidak pernah sampai ke mana pun? Apabila jawaban Anda ya untuk semua tadi, jalan keluarnya adalah menjadi seorang Esensialis. Ini bukan strategi manajemen waktu, melainkan sebuah disiplin sistematik yang Anda terapkan setiap kali Anda berhadapan dengan sebuah keputusan. Dengan memaksa diri menerapkan kriteria lebih selektif untuk yang esensial, pencarian yang pokok saja memungkinkan kita memegang kendali atas pilihan-pilihan kita sehingga kita dapat memberikan kontribusi setinggi mungkin untuk hal-hal yang sungguh penting. "To attain knowledge, add things every day. To attain wisdom, subtract things every d...

Start with an Atomic Habit

Ulasan buku Atomic Habits by James Clear. BLURB Or ang mengira ketika Anda ingin mengubah hidup, Anda perlu memikirkan hal-hal besar. Namun pakar kebiasaan terkenal kelas dunia James Clear telah menemukan sebuah cara lain. Ia tahu bahwa perubahan nyata berasal dari efek gabungan ratusan keputusan kecil—dari mengerjakan dua push-up sehari, bangun lima menit lebih awal, sampai menahan sebentar hasrat untuk menelepon. Ia menyebut semua tadi atomic habits. Dalam buku terobosan ini, Clear pada hakikatnya mengungkapkan bagaimana perubahan-perubahan sangat remeh ini dapat tumbuh menjadi hasil-hasil yang sangat mengubah hidup. Ia menyingkap beberapa trik sederhana dalam hidup kita (seni Menumpuk Kebiasaan yang terlupakan, kekuatan tak terduga Aturan Dua Menit, atau trik untuk masuk ke dalam Zona Goldilocks), dan menggali ke dalam teori psikologi dan neurosains paling baru untuk menerangkan mengapa semua itu penting. Dalam rangka itu, ia menceritakan kisah-kisah inspiratif para peraih medali e...