Bertemu Seekor Monyet yang Dapat Berbicara Bahasa Manusia.
Ulasan cerpen Confessions of A Shinagawa Monkey karya Haruki Murakami. ( A Spoiler Alert !) Ini bukan pertama kalinya Haruki Murakami menulis dengan sudut pandang hewan. Sebelumnya, dia pernah menulis dengan sudut pandang kucing pada Kafka On The Shore. Dalam buku itu kucing dikisahkan dapat berbicara dengan manusia. Kali ini, ia menuliskannya lagi kisah seekor hewan yang dapat berbicara dengan manusia. Seperti judulnya. Hewan kali ini adalah seekor monyet. Saat membaca ini, saya langsung teringat Ubud, Bali yang terkenal hutan yang dipenuhi monyet hingga pengunjung dapat berinteraksi dengan mereka. Mereka dilepas begitu saja. Selain Ubud, saya juga teringat Taman Panorama Bukit Tinggi, di mana banyak monyet berkeliaran di sekitarnya. Bahkan, mereka bisa mencuri makanan yang kita bawa. Hati-hati kalau ke sana. Cerpen Confessions of A Shinagawa Monkey ini juga dikisahkan berlokasi di area wisata di Shinagawa. Saat itu tokoh utama yang tidak dijelaskan namany...