Postingan

Mindset Tentang Finansial yang Baik

Ulasan buku Psychology of Money karya Morgan Housel. Blurb Kesuksesan dalam mengelola uang tidak selalu tentang apa yang Anda ketahui. Ini tentang bagaimana Anda berperilaku. Dan perilaku sulit untuk diajarkan, bahkan kepada orang yang sangat pintar sekalipun. Seorang genius yang kehilangan kendali atas emosinya bisa mengalami bencana keuangan. Sebaliknya, orang biasa tanpa pendidikan finansial bisa kaya jika mereka punya sejumlah keahlian terkait perilaku yang tidak berhubungan dengan ukuran kecerdasan formal. Uang, investasi, keuangan pribadi, dan keputusan bisnis biasanya diajarkan sebagai bidang berbasis matematika dengan data dan rumus memberi tahu kita apa yang harus dilakukan. Namun, di dunia nyata orang tidak membuat keputusan finansial di spreadsheet. Mereka membuatnya di meja makan, atau di ruang rapat, di mana sejarah pribadi, pandangan unik Anda tentang dunia, ego, kebanggaan, pemasaran, dan berbagai insentif bercampur. Dalam The Psychology of Money, penulis pemenang pengha

Memoar Anak Desa dari Keluarga yang "Kolot"

Ulasan buku Educated karya Tara Westover Blurb Lahir dari keluarga komunitas penyintas di pegunungan Idaho, Tara Westover berusia tujuh belas tahun saat pertama kali menginjakkan kakinya di ruang kelas. Keluarganya sangat terisolasi dari masyarakat kebanyakan sehingga tidak ada yang memastikan apakah anak-anak mereka mendapatkan pendidikan, dan tidak ada yang turun tangan ketika salah seorang kakak laki-laki Tara melakukan kekerasan. Ketika seorang kakak laki-lakinya yang lain masuk perguruan tinggi, Tara memutuskan mencoba kehidupan baru. Pencariannya akan pengetahuan mengubahnya, membawanya melintasi lautan dan benua, ke Harvard dan Universitas Cambridge. Baru setelah itu dia bertanya-tanya apakah dia telah bepergian terlalu jauh, apakah masih ada jalan pulang.  “Kisah yang luar biasa, dan benar-benar menginspirasi. Bahkan lebih bagus daripada yang Anda dengar.” – Bill Gates.   “Menyentuh hati. Bukti indah akan kekuatan pendidikan untuk membuka mata dan mengubah kehidupan.” – Amy Ch

Jenius Bukan Hanya Ada di Dunia Sains

Ulasan buku The Geography of Genius karya Eric Weiner Blurb Mengapa Edinburgh dapat melahirkan sekumpulan genius kreatif, Florence melahirkan Leonardo da Vinci, dan Silicon Valley melahirkan Steve Jobs? Apakah karena  iklimnya, toleransi masyarakatnya, sumber daya melimpah, atau hanya keberuntungan belaka? Lalu, apakah formula genius juga berlaku di tempat lain? Para genius tidak lahir di sembarang waktu dan tempat. Leonardo da Vinci tak akan melahirkan lukisan  Mona Lisa  jika hidup di Florence masa kini. Begitu juga Silicon Valley, berapa tempat telah gagal mencangkoknya demi melahirkan Steve Jobs dan Elon Musk baru? “Kreativitas adalah respons terhadap lingkungan kita,” tulis Eric Weiner. Sebagaimana para humanis Florence bertungkus lumus dengan pemikiran Yunani Klasik dan inovator Silicon Valley merangkul masa depan. Dengan nakal, cerdas, dan jenaka, pengarang buku   bestseller   versi   New York Times   ini menggabungkan memoar perjalanan, novel, dan komik menjadi satu.   The Geo

Psikoanalisis: Jembatan Masa Lalu dan Masa Kini untuk Menyembuhkan Luka Masa Lalu

Ulasan buku Psikoanalisis karya Daniel Pick BLURB Sejak awal, psikoanalisis sudah disebut-sebut sebagai teori yang revolusioner tentang bagaimana pikiran bekerja. Sementara, sejumlah gagasannya, seperti kompleks Oedipus, sudah menjadi bagian dari percakapan sehari-hari. Buku Psikoanalisis: Sebuah Pengantar Singkat karya Daniel Pick ini menyajikan ulasan yang jelas, menggugah, dan luas tentang psikoanalisis. Meskipun pengantar, namun buku ini tidak seperti buku pengantar psikoanalisis pada umumnya. Nuansanya bukan handbook, melainkan bersifat telaah yang beberapa bagiannya dikontekstualisasikan dengan kedudukan psikoanalisis pada zaman sekarang. Sementara itu, tulisan-tulisan Freud telah membentuk cara kebanyakan dari kita dalam memahami mimpi, hasrat, dan hal-hal destruktif, sebagaimana kecemasan, keliru ucap, rasa bersalah, banyak kritik yang memperingatkan tentang metode-metode berbahaya dan asumsi-asumsi yang sempit dari psikoanalisis, meragukan kemanjuran metode-metodenya tersebut,

Grilled Fish with Herbs

Gambar
Menu by rose diana Ingredients : High protein fish 150gr Lime Rosemary Parsley  Basil Oregano Black pepper Coriander powder Chilli powder Sesame seed  1gr Bon Cabe (optional) Sea salt How to make: Marinasi ikan dengan semua bahan sekitar 15-30 menit. Panggang di atas teflon anti lengket tanpa minyak. Tutup agar matang merata. Panggang hingga matang.  Sajikan  Grilled Fish with Herbs  dengan nasi dan sayuran. Estimasi kalori  Grilled Fish with Herbs   ±247 kcal  Makan sehat juga bisa enak dan nikmat.           

Parsley Herb Grilled Chicken

Gambar
Menu by rose diana Ingredients : Chicken breast 150gr Parsley  Basil Oregano Black pepper Coriander powder Chilli powder Sesame seed  1gr Baked garlic 1gr Baked shallot 1gr  Bon Cabe (optional) Sea salt  Stevia Olive oil 2ml How to make: Gerus kasar  baked garlic, shallot, dan sesame seed.  Campurkan dengan bumbu lainnya. Marinasi ayam dengan bumbu tersebut. Pijat lembut agar bumbu meresap. Kalau perlu, iris bagian daging yang tebal agar matang merata. Panaskan oven 10 menit, kemudian panggang dengan suhu 200°C selama 20-30 menit. Cek kematangan. Sajikan  Parsley Herb Grilled Chicken Breast  dengan nasi dan sayuran. Estimasi kalori Parsley Herb Grilled Chicken Breast  ±288 kcal  Makan sehat juga bisa enak dan nikmat.           

Garlic Herb Grilled Chicken Breast

Gambar
Menu by rose diana Ingredients : Chicken breast 150gr Rosemary Basil Oregano Black pepper Coriander powder Chilli powder Sesame seed  1gr Minced garlic 5gr Sea salt Lime juice Soy sauce (low calorie) 10ml (No oil) How to make: Marinasi ayam dengan semua bumbu. Pijat lembut agar bumbu meresap. Kalau perlu, iris tipis dagingnya agar matang merata. Masak ayam di teflon untuk memberi tekstur, kemudian bake di oven selama 20-30 menit dengan suhu 200°C. Cek kematangan. Sajikan Garlic Herb Grilled Chicken Breast dengan nasi dan pokcoy kukus. Estimasi kalori  Garlic Herb Grilled Chicken Breast  ±301 kcal  Makan sehat juga bisa enak dan nikmat.           

Ikan Tongkol Sambal Matah

Gambar
Menu by rose diana Ingredients : Ikan tongkol 164gr Bawang merah 16gr Cabai rawit merah dan hijau 18gr Serai 4gr Daun jeruk 4 lembar kecil Jeruk nipis Garam Merica Stevia Olive oil 5ml How to make: Marinasi tongkol dengan jeruk nipis dan merica secukupnya. Diamkan beberapa saat. Kukus selama 5 menit atau sampai matang. Suir-suir ikan tongkol. Iris-iris bawang merah, serai, cabai rawit, daun jeruk. Beri garam, stevia, dan merica secukupnya. Masukkan suir tongkol ke dalam irisan cabe. Beri perasan jeruk nipis secukupnya. Aduk hingga rata. Panaskan olive oil, kemudian siram ke atas tongkol. Aduk lagi dan koreksi rasa. Sajikan Ikan Tongkol Sambal Matah dengan nasi dan pokcoy kukus @100gr. Estimasi kalori ±426 kcal  Makan sehat juga bisa enak dan nikmat.   

Pencarian Arah Minat Butuh Terbawa Hanyut Berulangkali

Dari dulu senang sekolah. Kalau sekolah semangat. Selain ketemu teman-teman, dapat uang jajan juga. Waktu memutuskan sekolah lagi, tidak sedikit yang berkata untuk apa sekolah lagi? Peningkatan ijazah hanya berlaku pada pegawai negeri saja. Bahkan mama saya sendiri pun menanyakan tujuan keputusan saya itu. Dengan santai saya jawab, saya sekolah bukan untuk mengejar ijazah, gelar ataupun angka. Sekolah untuk mencari ilmu. Ijazah, gelar, angka itu bonus dari kerja keras. Sampai pada akhirnya, mama mendukung keputusan saya sekolah. Waktu saya memutuskan untuk sekolah lagi, saya sempat mengingat perjalanan sekolah saya dan membuat saya merenung. Saya berpikir, ke mana sebenarnya minat saya? Izinkan saya bercerita sedikit. Alm. Papa sangat cerdas. Beliau menguasai ilmu eksak, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, pandai beladiri dan menggambar serta senang bernyanyi bersama saya. Beliau yang mengajarkan saya not piano (alm nenek pandai bermain piano). Hebatnya lagi, apapun yang dihasilkan dari tan

Wawasan dan Diam

Orang yang berwawasan akan banyak diam dengan ketidaktahuannya. Banyak berbagi dengan pengetahuannya. Orang yang sempit wawasan, akan banyak bicara dengan ketidaktahuannya dan banyak diam dengan ketahuannya. Orang yang berwawasan tak melulu yang memiliki deretan gelar di belakang namanya. Mereka adalah orang yang mau membaca, mencari tahu kebenaran dengan jalan yang benar dan tak bersuara dengan ketimpangan informasi. Orang seperti itu akan bijak dalam bersikap, baik dengan dirinya sendiri, sosial bahkan dengan negerinya. Orang seperti itu jarang sekali ditemukan di zaman sekarang. Tahu kenapa? Rasanya kalian sudah tahu jawabannya. Kekuatan sosial media sangat kuat di era digital. Sosial media bisa mengembalikan kerukunan bahkan bisa jadi bumerang untuk siapa saja. Jika sosial media dibagikan untuk membagi ilmu positif dan hal positif, maka positif juga yang kita dapat. Begitu sebaliknya. Apa sih maksudnya? Begini, orang gila adalah orang waras yang bangga dengan ketidaktahuan me