Postingan

Wind/Pinball

Ulasan Buku Wind/Pinball : Two Novels Karya Haruki Murakami ( The Rat Series ) Novel ini dimulai dengan esai yang berjudul ' The Birth of My Kitchen-Table Fiction ' yang menerangkan bagaimana Murakami mengolah karyanya seperti para chef yang mengolah makanan lezat di dapurnya. Meskipun esai, saya menikmati cara Beliau menjelaskan kisahnya. Karena buku ini terdiri dari dua novel, novel pertama adalah Hear The Wind Sing , yang merupakan novel pertama Haruki Murakami, maka buku ini dimulai dari kisah Haruki Murakami soal perjalanan menulis novel Hear The Wind Sing dalam introduction The Birth of My Kitchen-Table Fiction . Murakami yang gemar membaca buku asing membuat ia sulit mengikuti gaya menulis penulis Jepang pada masa itu yang terkesan kaku. Ia yang tengah belajar cara menulis novel yang baik, akhirnya memutuskan untuk mengadopsi gaya menulis penulis asing yang lebih bebas.  Murakami yang saat itu masih bekerja, mencoba mengirimkan naskahnya ke sebuah ajang menulis berge

Awal Mula Munculnya Monyet Shinagawa yang Mencuri Nama.

Ulasan cerpen A Shinagawa Monkey karya Haruki Murakami Cerita ini adalah awal mula adanya keanehan monyet Shinagawa di cerita Confession of A Shinagawa Monkey . Di cerita ini diceritakan dari mana monyet itu berasal.  Bermula dari seorang wanita bernama Mizuki Ando yang lahir dari keluarga yang tidak mencintainya dan menikah dengan pria yang tidak dicintainya. Mizuki tiba-tiba tidak mengenali namanya sendiri saat kartu tanda pengenalnya hilang. Anehnya, hanya namanya saja yang dia tak ingat. Dia masih mengingat apapun termasuk nama orang terdekat. Jika ini amnesia, rasanya aneh. Dia memutuskan membeli gelang beserta ukiran namanya di bagian dalam agar jika ditanya nama, dia bisa melihatnya dari gelang tersebut.  Setelah seminggu berlalu. Mizuki merasa tidak nyaman hidup seperti ini. Dia memutuskan mengunjungi konselor untuk memecahkan masalahnya. Konselor tersebut bernama Tetsuko Sakaku. Mizuki menceritakan semuanya, termasuk tentang keluarga dan teman sekamar di Yokohama saat masih S

Budaya Patriarki Korea

Ulasan Novel Kim Ji-yeong Karya Cho Nam-joo. Bagi yang sudah biasa menoton drama Korea, pasti tidak aneh dengan budaya patriarki Korea yang masih ada hingga sekarang.  Kim Ji-yeong lahir 1982, seumuran abang saya. Sebelum tahun 1995, Korea sangat kental dengan budaya patriarki, di mana posisi perempuan selalu di bawah laki-laki. Sebelum Kim mengalaminya, hal itu sudah dirasakan oleh ibunya Kim yang mendapat tekanan harus melahirkan anak laki-laki, karena itu bisa menyenangkan ibu mertuanya, nenek Kim Ji-yeong. Setelah adiknya lahir, adik laki-lakinya selalu mendapat keistimewaan, seperti mendapat kamar sendiri, hingga makan pun didahulukan.  Pernah mendengar bahwa etika makan di Korea harus lelaki paling tua dahulu yang makan, baru semuanya boleh makan. Nah, zaman Kim kecil, urutan makannya adalah ayahnya, adik laki-lakinya, baru para perempuan boleh makan. Sebegitu istimewanya anak laki-laki.  Saat Kim SD, perlahan ada ketua kelas perempuan. Ini kemajuan yang baik menurut ibunya. Mesk

Harus Menari Selama Musik Diputar.

Ulasan Novel Dance Dance Dance karya Haruki Murakami. Seorang pria berusia 34 tahun yang menjadi narator, mengalami depresi selama musim semi setelah kawannya tewas secara misterius. Namun, ia bertekad untuk bangkit dan menjalani hidup kembali. Suatu hari, ia mendapatkan mimpi yang aneh, mantan kekasihnya, Kiki menangis dan seolah memanggilnya. Kiki hilang saat mereka menginap di Hotel Dolphin di Sapporo. Karena ia diganggu terus oleh mimpi itu, akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke hotel tersebut. Ia pergi dari Tokyo ke Sapporo.  Hotel itu tampak baru dengan gedung yang dipugar, namun tidak memukau untuk narator karena ia lebih suka sentuhan gedung lama seperti saat dirinya dan Kiki berkunjung saat itu. Ia mengenali resepsionis Hotel Dolphin, Yumiyoshi. Resepsionis itu menceritakan keanehan yang ditemui di lantai 16 hotel tersebut. Akhirnya, narator mengeceknya dengan bekal rasa penasarannya. Mereka sempat tersesat ke dalam situasi gelap. Di sana ia bertemu dengan manusia domba dan b

Bertemu Seekor Monyet yang Dapat Berbicara Bahasa Manusia.

Ulasan cerpen Confessions of A Shinagawa Monkey karya Haruki Murakami. ( A Spoiler Alert !) Ini bukan pertama kalinya Haruki Murakami menulis dengan audut pandang hewan. Sebelumnya, dia pernah menulis dengan sudut pandang kucing pada Kafka On The Shore. Dalam buku itu kucing dikisahkan dapat berbicara dengan manusia. Kali ini, ia menuliskannya lagi kisah seekor hewan yang dapat berbicara dengan manusia. Seperti judulnya. Hewan kali ini adalah seekor monyet.  Saat membaca ini, saya langsung teringat Ubud, Bali yang terkenal hutan yang dipenuhi monyet hingga pengunjung dapat berinteraksi dengan mereka. Mereka dilepas begitu saja. Selain Ubud, saya juga teringat Taman Panorama Bukit Tinggi, di mana banyak monyet berkeliaran di sekitarnya. Bahkan, mereka bisa mencuri makanan yang kita bawa. Hati-hati kalau ke sana.  Cerpen Confessions of A Shinagawa Monkey ini juga dikisahkan berlokasi di area wisata di Shinagawa. Saat itu tokoh utama yang tidak dijelaskan namanya, sekali

Pertualangan di Perpustakaan yang Aneh.

Ulasan Buku The Strange Library karya Haruki Murakami. Bagaimana jika datang ke perpustakaan, tapi malah menjadi tahanan dan dipaksa untuk menamatkan tiga buku super tebal? Kalau tidak, kau akan musnah! Jika kau menamatkan ketiga buku itu, otakmu akan dimakan. Mengerikan bukan?  Ketegangan itulah yang disuguhkan buku ini. Seperti judulnya, The Strange Library . Perpustakaan ini sungguh aneh.  Seorang anak muda sebagai aku datang ke perpustakaan untuk mempelajari perpajakan zaman Otoman, karena ibunya berkata jika ingin tahu lebih banyak, bacalah di perpustakaan. Namun, setibanya di sana, anak itu diarahkan ke ruang 107. Setelah membuka pintu itu, dunia aneh muncul di depan mata. Lorong yang mirip labirin menyambutnya. Lorong itu menuju ke meja pustakawan lain. Ia diberitahu arahnya oleh pustakawan wanita di depan tadi. Setibanya di depan meja administrasi uang 107, ia disambut pria tua yang aneh. Tatapannya dingin dan mengerikan. Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan. 

Ingatan Satu Pulau Hilang Dirampas Rezim Penindas

Ulasan buku Polisi Kenangan karya Yoko Ogawa. Apa yang akan kamu lakukan jika ingatanmu dirampas? Kau tidak lagi mengingat kenangan yang terekam di setiap benda. Kau tidak tahu benda-benda di sekitarmu, bahkan fungsinya pun tidak tahu. Mendadak benda-benda itu menghilang seolah tidak pernah ada di dunia. Lalu, orang-orang terdekatmu menghilang satu-persatu tanpa jejak. Jika ingatanmu utuh, kau diburu.  Perasaan itu yang bergumul di kepalaku saat baca buku ini. Aku suka sekali merekam kenangan dalam perjalanan hidup, benda dan hal-hal kecil. Aku tidak bisa membayangkan jika kenangam itu hilang dari ingatanku. Meskipun kisah ini dapat dikatakan fantasi science , emosinya sampai padaku selaku pembaca. Ketakutan dan betapa mengerikannya Polisi Kenangan itu.  Novel ini diceritakan dengan sudut pandang orang pertama (aku). Si Aku tinggal di sebuah pulau tanpa nama. Mereka hidup di bawah rezim penindas. Ingatan mereka dirampas dan hilang. Berawal dari hal kecil seperti benda hing

Kisah Tragis Sebuah Keluarga Terpandang dan Kaya Raya di Holcomb, 1959.

Ulasan Buku In Cold Blood karya Truman Capote. Buku ini menceritakan satu keluarga terpandang dan kaya raya terbunuh tiba-tiba di suatu pagi. Kelurga ini dikenal santun dan ideal keluarga impian, namun harta membuat mereka terancam. Mereka ditemukan tewas di rumahnya di River Valley Farmasi, Holcomb pada 16 November 1959. Mereka dibunuh oleh Richard Hickock (Dick) dan Perry Smith. Motifnya adalah uang sebesar 50 dolar.  Pada bab pertama, Saat Terakhir Kehidupan Mereka, pembaca diajak berkenalan dengan keluarga Herb Clutter, satu malam sebelum pembunuhan tragis itu terjadi. Mereka mengadakan pesta makan bersama dengan anak-anaknya. Istrinya yang sakit pun menunjukkan kemajuan positif.   Pada bab kedua, Orang-Orang yang Tak Dikenal, misteri pembunuhan pun dimulai. Namun, saya tidak perlu repot menerka-nerka pembunuhnya, karena pada dasarnya ini berasal dari kisah nyata yang terjadi di Holcomb Kansas, yang sengaja ditulis oleh Truman Capote. Alurnya juga sederhana layaknya la

Percintaan Seorang Bankir.

Ulasan Novel A Very Yuppy Wedding. Buku ini menceritakan seorang bankir bernama Andrea yang jatuh cinta dengan rekan sejawatnya di bank tersebut yang bernama Adjie. Bukan rahasia umum lagi bahwa tidak boleh pacaran atau menikah dengan sesama rekan sejawat di bank yang sama. Oleh karena itu, salah satunya harus mundur. Bahkan, bukan hanya di bank saja. Di beberapa kantor juga menerapkan peraturan tersebut, karena menurut pertimbangan kantor, hal tersebut dapat mempengaruhi profesional kerja yang bersangkutan.  Karena terbatas masalah itu, Andrea dan Adjie memutuskan untuk pacaran diam-diam. Paling yang tahu hanya rekan dekatnya. Namun, hal itu tidak dapat dipungkiri bahwa akan ketawan juga. Tanpa diprediksi oleh mereka, hubungan mereka diketahui atasannya, Ibu Karen ketika berada di pesta sepupunya Adjie. Ibu Karen adalah sahabat dari Ibunya Adjie. Ini plot twist banget, sih. Dari kejadian itu, mereka dipaksa harus memilih siapa yang harus mundur dan perkara pra-pernikahan pun

Menyewa Rumah dengan Persyaratan dan Pantangan yang Banyak serta Misteri di Dalamnya.

Ulasan Buku The Girl Before karya JP Delaney. Buku ini menceritakan tentang dua orang wanita yang tengah mencari tempat tinggal untuk disewa.  Mereka masing-masing masa lalu dan alasan untuk mencari tempat tinggal baru. Suatu hari mereka bertemu dengan marketer properti dan menyarankan sebuah rumah di One Folgate Street, rumah berdesain minimalis yang merupakan mahakarya seoran arsitek bernama Edward Monkford. Rumah itu memiliki banyak sekali persyaratan untuk penyewa. Banyak larangan yang tidak boleh dilakukan penyewa atas nama idealisme. Sang arsitek ingin rumah buatannya mendapatkan penyewa yang sesuao dengan konsep rumahnya. Meskipun rumah ini mewah, harganya terjangkau, namun tidak mudah untuk mendapatkan penyewa. Selain karena larangannya, penyewa harus melalu test wawancara dengan sang arsitek. Alasan kedua wanita ini menyewa karena harganya terjangkau namun desain dan isinya mewah. Semua sudah berteknologi.  Kekurangannya selain banyak aturan, juga rumah itu diawasi oleh &