Postingan

Menampilkan postingan dengan label Murakami Haruki

Awal Mula Munculnya Monyet Shinagawa yang Mencuri Nama.

Ulasan cerpen A Shinagawa Monkey karya Haruki Murakami Cerita ini adalah awal mula adanya keanehan monyet Shinagawa di cerita Confession of A Shinagawa Monkey . Di cerita ini diceritakan dari mana monyet itu berasal.  Bermula dari seorang wanita bernama Mizuki Ando yang lahir dari keluarga yang tidak mencintainya dan menikah dengan pria yang tidak dicintainya. Mizuki tiba-tiba tidak mengenali namanya sendiri saat kartu tanda pengenalnya hilang. Anehnya, hanya namanya saja yang dia tak ingat. Dia masih mengingat apapun termasuk nama orang terdekat. Jika ini amnesia, rasanya aneh. Dia memutuskan membeli gelang beserta ukiran namanya di bagian dalam agar jika ditanya nama, dia bisa melihatnya dari gelang tersebut.  Setelah seminggu berlalu. Mizuki merasa tidak nyaman hidup seperti ini. Dia memutuskan mengunjungi konselor untuk memecahkan masalahnya. Konselor tersebut bernama Tetsuko Sakaku. Mizuki menceritakan semuanya, termasuk tentang keluarga dan teman sekamar di Yokohama saa...

Bertemu Seekor Monyet yang Dapat Berbicara Bahasa Manusia.

Ulasan cerpen Confessions of A Shinagawa Monkey karya Haruki Murakami. ( A Spoiler Alert !) Ini bukan pertama kalinya Haruki Murakami menulis dengan sudut pandang hewan. Sebelumnya, dia pernah menulis dengan sudut pandang kucing pada Kafka On The Shore. Dalam buku itu kucing dikisahkan dapat berbicara dengan manusia. Kali ini, ia menuliskannya lagi kisah seekor hewan yang dapat berbicara dengan manusia. Seperti judulnya. Hewan kali ini adalah seekor monyet.  Saat membaca ini, saya langsung teringat Ubud, Bali yang terkenal hutan yang dipenuhi monyet hingga pengunjung dapat berinteraksi dengan mereka. Mereka dilepas begitu saja. Selain Ubud, saya juga teringat Taman Panorama Bukit Tinggi, di mana banyak monyet berkeliaran di sekitarnya. Bahkan, mereka bisa mencuri makanan yang kita bawa. Hati-hati kalau ke sana.  Cerpen Confessions of A Shinagawa Monkey ini juga dikisahkan berlokasi di area wisata di Shinagawa. Saat itu tokoh utama yang tidak dijelaskan namany...

Pertualangan di Perpustakaan yang Aneh.

Ulasan Buku The Strange Library karya Haruki Murakami. Bagaimana jika datang ke perpustakaan, tapi malah menjadi tahanan dan dipaksa untuk menamatkan tiga buku super tebal? Kalau tidak, kau akan musnah! Jika kau menamatkan ketiga buku itu, otakmu akan dimakan. Mengerikan bukan?  Ketegangan itulah yang disuguhkan buku ini. Seperti judulnya, The Strange Library . Perpustakaan ini sungguh aneh.  Seorang anak muda sebagai aku datang ke perpustakaan untuk mempelajari perpajakan zaman Otoman, karena ibunya berkata jika ingin tahu lebih banyak, bacalah di perpustakaan. Namun, setibanya di sana, anak itu diarahkan ke ruang 107. Setelah membuka pintu itu, dunia aneh muncul di depan mata. Lorong yang mirip labirin menyambutnya. Lorong itu menuju ke meja pustakawan lain. Ia diberitahu arahnya oleh pustakawan wanita di depan tadi. Setibanya di depan meja administrasi uang 107, ia disambut pria tua yang aneh. Tatapannya dingin dan mengerikan. Pertanyaan demi pertanyaan dilont...

Karya Pertama Haruki Murakami

Ulasan Buku Dengarlah Nyanyian Angin karya Haruki Murakami. Bermula dari kisah aku yang ingin menulis sebuah novel. Ia terinspirasi dari Derek Heartfield yang menurutnya seorang penulis gagal. Meski begitu, ia banyak belajar dari kalimat penulis itu.  Di sebuah bar favoritnya, Jay's Bar ia bertemu dengan Nezumi yang memiliki arti tikus dalam Bahasa Jepang. Si aku heran kenapa orang tersebut bernama Nezumi. Dalam pertemuannya mereka saling berbagi cerita. Nezumi juga memiliki ketertarikan yang sama dalam menulis. Ia ingin menulis sebuah novel yang tidak ada unsur sex dan tidak ada yang mati. Pertemuan mereka berlanjut.  Peradaban adalah informasi. Apabila kau tidak bisa mengekspresikan sesuatu, berarti sesuatu itu tidak pernah ada.  Nol besar! Misalnya perutmu lapar. Kamu cukup mengatakan, 'perutku lapar'. Dengan begitu, aku akan memberimu kue. Silakan di- makan. Aku menjumput sepotong kue. Kalau kamu tidak mengatakan apa-apa, maka tidak akan ada kue. Nol besar! Kamu tak i...

Birthday Girl - Haruki Murakami

Gambar
BIRTHDAY GIRL adalah cerita pendek ketiga yang terdapat di dalam buku Desire. Cerita ini menceritakan tentang seorang perempuan yang bekerja di restoran Italia di distrik Roppongi, Tokyo sebagai waiter.  Dia seringkali melihat sang manajer mengantar makanan untuk Sang Owner yang belum pernah dia lihat. Suatu hari, manejer tiba-tiba sakit dan masuk rumah sakit. Manejer meminta gadis ini untuk menggantikannya mengantar makanan untuk Owner di kamar 604 jam 8. Pada jam 8, dia mengantarkannya ke kamar 604. Manejer berpesan, cukup tekan bel dan katakan makanannya sudah datang. Tunggu jawaban lalu kembali bekerja. Karena tidak ada jawaban, perempuan ini terus menekan bel sampai pintu kamar 604 terbuka. Saat itu, pertama kali dia bertemu Owner. Sudah tua dan lebih pendek darinya. Owner bertanya berapa usianya. Perempuan itu menjawab bahwa hari ini adalah ulang tahunnya ke 20. Owner memberi selamat dan mengajaknya ngobrol barang lima menit. Dalam obrolannya, Owner menanyakan harapan si...

Who is The Commendatore? Real or Imaginary?

Ulasan Novel Killing Commendatore (English ver.) Karya Haruki Murakami Buku ini menceritakan tentang seorang pelukis yang tidak disebut namanya, sebut saja narator yang cerai dengan istrinya karena istrinya dapat petunjuk dari mimpi bahwa mereka harus cerai. Malah, sosok suaminya saja tak ada di dalam mimpinya. Bagian ini buat saya mengernyitkan kening. Aneh.  Pasca bercerai, pelukis ini tinggal di sebuah rumah bekas mantan pelukis ternama. Narator bekerja sebagai guru seni. Ciri khas Murakami adalah selalu ada bagian di mana si tokoh melakukan seksualitas. Mungkin ini yang menyebabkan buku ini tak lolos di Hongkong.  Di rumah itu, narator menemukan lukisan yang bertuliskan Killing Commendatore . Lalu dia bertemu dengan Weird Rich Guy , begitu sebutan tokoh ini. WRG ini meminta narator untuk melukis potretnya. Projek ini membuat mereka saling dekat.  Suatu hari narator mendengar bunyi bel sekitaran rumah itu. Dia menemukan sebuah lubang. Dia bilang ke WRG tent...