Film Geostorm

Geostorm is the best hollywood movie ever.

Ya, itulah kalimat yang pantas untuk filem ini, menurut saya. 

Filem yang sealiran dengan 2012, namun filem ini jauh lebih keren. Selama saya menonton filem hollywood, tidak pernah menitikkan air mata. Kali ini sungguh mengaduk emosi. Oke, that's not the point.

Geostorm merupakan badai bumi. Bisa dibilang badai paling mengerikan untuk planet ini. Bukan satu dua negara yang terkena, melainkan satu planet. 

Filem ini menyampaikan beberapa pesan yaitu drama keluarga yang tidak saling percaya/meragukan, akibat keserakahan kekuasaan (politik),akibat melawan alam serta akibat jika teknologi disalahgunakan oleh manusia sendiri. 
Semua itu terjadi di tahun 2019. Setelah badai melanda di beberapa wilayah, ilmuwan membuat teknologi untuk melawan bencana alam. Awalnya baik-baik saja, namun karena disalahgunakan oleh keserakahan manusia, maka teknologi tersebut dijadikan senjata untuk mengambil kendali Amerika terhadap dunia seperti 1945. 

Mari kita sekejap membayangkan jika terjadi perubahan cuaca ekstrim dan tiba-tiba akibat itu semua. Timur tengah yang mendadak menjadi minus lebih dari dua ratus derajat. Hongkong yang tiba tiba panas ekstrim sehingga bisa memasak telur di aspal jalanan dan mengakibatkan kebocoran gas. Di belahan bumi lain terkena tsunami dengan tinggi hampir menyamai gedung pencakar langit di Dubai. Serta badai yang dalam sekejap mampu melumat ribuan manusia. Sungguh mengerikan, bukan? Melihat bencana itu, emosi saya terasa diaduk-aduk. Sungguh menyakitkan melebihi putus cinta. Meskipun filem, tapi mata saya sudah banjir, apalagi jika terjadi? Tidak terbayang akan kehilangan berapa juta jiwa. 

Terkadang kita lupa dengan kalimat "menjaga itu sulit" dan "tunggu saja kehancuran jika dipegang bukan oleh ahlinya". Pencegahan bisa saja dilakukan dengan menciptakan suatu alat dari hasil pola pikir manusia. Namun, bukan berarti melawan kehendak alam apalagi jika menuhankan sebuah teknologi. Sebab, alam ini akan melawannya melebihi dari apa yang kita kira. Kita harus menjaganya. That's the point. 

Pesan utama dalam filem ini adalah setiap manusia punya kewajiban untuk menjaga planet ini, melebihi dari kepentingan apapun. Bukan lagi untuk saya, kamu, dia ataupun mereka. But for us. For this planet. Earth. 

Hah sungguh, saya belum bisa move on dari filem tadi. Baiklah, sekarang saya butuh secangkir coklat panas. 

Selamat malam. 

Rose Diana
211017
21.44

#ulasanfilem

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Lipstik Cair Dari Lipstik Padat (How To Make A Liquid Lipstick From Solid Lipstick)

Ulasan Novel Pulang - Tere Liye

Ulasan Novel Hyouka - Yonezawa Honobu

Ulasan Novel Dilan (Dia Adalah Dilanku Tahun 1990) - Pidi Baiq

Drama Serial Caution, Hazardous Wife (Okusama wa, Tori Atsukai Chui / Wife, Handle with Care)